MediaTek Helio G50 Setara Chipset Apa, Berikut Pesaingnya

Teknologi963 Views

MediaTek Helio G50 hadir sebagai opsi 4G murah untuk ponsel entry gaming tahun ini. Banyak yang bertanya, “sebenarnya G50 itu setara dengan chipset apa, dan siapa lawan terdekatnya?” Artikel ini merangkum spesifikasi kunci, posisi performa, hingga peta pesaing lintas merek agar Anda bisa menilai realistisnya kemampuan G50 di dunia nyata.

“Menurut saya, Helio G50 adalah ‘refresh bernapas panjang’ untuk segmen hemat. Ia bukan roket gaming, tetapi cukup gesit untuk sosial media, video, dan game ringan asalkan ponselnya disetel apik.”

Ringkas Spesifikasi Helio G50

Di atas kertas, Helio G50 memakai CPU octa-core Arm Cortex-A53 hingga 2,2 GHz yang dipasangkan dengan GPU IMG PowerVR GE8320 680 MHz. Chip 12 nm ini mendukung RAM LPDDR3/LPDDR4X sampai 8 GB, penyimpanan eMMC 5.1, layar hingga FHD+ 90 Hz, kamera utama sampai 50 MP, serta modem LTE Cat-7 dengan Wi-Fi 5 dan Bluetooth 5. MediaTek juga melengkapinya dengan HyperEngine 2.0 Lite untuk menjaga kestabilan saat bermain gim.

Posisi Kelas dan Karakter Performa

G50 jelas diposisikan untuk ponsel murah 4G. Arsitektur semua-A53 menempatkannya pada fokus efisiensi, bukan daya gahar. Untuk tugas harian seperti chat, streaming 1080p, navigasi aplikasi, dan game ringan, G50 seharusnya cukup. Performa sintetis yang dihimpun NanoReview menempatkan G50 di kisaran AnTuTu v10 ±149 ribu, Geekbench 6 single-core ±200 dan multi-core ±889, angka yang menggambarkan kelas entry. Catatan penting, sebagian basis data tersebut bersifat agregat dan bisa bervariasi antar perangkat.

Helio G50 Setara Chipset Apa?

Pertanyaan “setara” bisa dilihat dari arsitektur, angka sintetis, dan pengalaman pakai. Secara arsitektur dan kelas harga, G50 paling dekat dengan lini A53 lawas dari Qualcomm serta keluarga Helio G35/G36 di internal MediaTek sendiri.

1. Setara Internal: Helio G35 dan Helio G36

Kalau Anda pernah memakai ponsel Helio G35 atau G36, sensasi performanya mirip. G50 memakai basis MT6765 yang sama-sama bertumpu pada core A53 dengan GPU GE8320. G35 biasanya clock CPU sedikit lebih tinggi, sedangkan G50 membawa paket fitur yang lebih segar seperti dukungan layar 90 Hz dan kamera 50 MP. Dalam perbandingan spesifikasi publik, G50 versus G35/G36 hanya terpaut pada setelan frekuensi dan fitur turunannya.

2. Snapdragon 439 dan Snapdragon 450

Di kubu Qualcomm, pasangan yang “sekelas” adalah Snapdragon 439 dan Snapdragon 450. Keduanya juga octa-core Cortex-A53, dengan clock tipikal 1,8–2,0 GHz. GPU Adreno 505/506 pada 439/450 kerap memberi napas lebih lega untuk grafis dibanding GE8320 milik G50, tetapi G50 unggul pada dukungan layar 90 Hz dan paket kamera 50 MP di platform barunya. Snapdragon 439 berada di 12 nm dengan Adreno 505, sementara Snapdragon 450 di 14 nm dengan Adreno 506 hingga 1,8 GHz.

3. Unisoc T606

Unisoc T606 sering jadi rival langsung di ponsel Rp1–2 jutaan. Meski harganya setara, T606 memakai campuran core yang lebih modern, yakni 2x Cortex-A75 + 6x Cortex-A55 dan GPU Mali-G57 MP1, sehingga di banyak skenario CPU/GPU-nya lebih nendang daripada A53-only Helio G50. Beberapa pengujian pihak ketiga dan perbandingan sintetis menempatkan T606 di atas G50 untuk performa mentah.

Di Mana Kekuatan Helio G50?

Helio G50 tidak mengejar rekor benchmark. Keunggulannya ada pada efisiensi dan fitur cukup untuk pengalaman harian yang mulus di harga terjangkau. Dukungan layar 90 Hz membuat scrolling terasa halus, HyperEngine 2.0 Lite membantu menjaga stabilitas daya saat bermain game ringan, dan ISP yang mendukung sensor 50 MP memberi fleksibilitas bagi pabrikan untuk meracik kamera yang oke di cahaya terang.

Peta Pesaing Langsung dan Karakter Masing-Masing

Helio G50 vs Helio G35/G36: perbedaan terasa tipis di CPU/GPU, tetapi G50 unggul pada dukungan fitur baru serta paket konektivitas LTE Cat-7 dan dual 4G yang rapi. Jika berasal dari ponsel Helio P22/P35 era lama, upgrade ke G50 akan terasa pada modem dan layar 90 Hz.

Helio G50 vs Snapdragon 439/450: keduanya satu rumpun A53 dengan fokus efisiensi. Snapdragon 450 punya Adreno 506 yang relatif lebih kuat untuk grafis dasar, sedangkan G50 membawa fitur kekinian seperti 90 Hz dan kamera 50 MP dalam paket 12 nm. Pilihan akan kembali ke optimasi pabrikannya.

Helio G50 vs Unisoc T606: T606 umumnya lebih cepat, terutama untuk game kompetitif yang CPU-bound dan saat membuka banyak aplikasi, karena memakai core A75 serta GPU yang lebih modern. Namun, ponsel G50 kadang menawarkan antarmuka ringan berbasis Android Go yang membantu menjaga kelincahan.

Seperti Apa Pengalaman Game?

Dengan GPU GE8320, target realistis adalah game ringan sampai menengah seperti Mobile Legends, Subway Surfers, Stumble Guys, dan sejenisnya pada resolusi dan kualitas grafis rendah ke sedang. Game berat 3D modern akan menuntut kompromi grafis lebih banyak. Angka sintetis AnTuTu dan Geekbench yang dikumpulkan NanoReview juga mencerminkan positioning ini.

Contoh Ponsel Berbasis Helio G50

Di pasar 2025, Helio G50 muncul di ponsel entry seperti Infinix Smart 9 HD dan Tecno Spark Go 1S. Keduanya masuk kategori hemat, sering membawa RAM 3 GB dengan Android Go Edition untuk menjaga kelancaran pada hardware minimalis. Daftar perangkat terus bertambah mengikuti perilisan regional.

Untuk Siapa Helio G50 Cocok?

Jika kebutuhan Anda dominan media sosial, belanja online, nonton video, navigasi peta, fotografi kasual siang hari, serta game ringan, Helio G50 sudah cukup. Pengguna yang ingin main judul AAA mobile dengan frame rate tinggi sebaiknya mengintip T606/T610 atau Helio G85 ke atas agar lebih lega di CPU dan GPU.

Tips Memilih Ponsel Helio G50 Agar Tidak Salah Beli

Sebelum transaksi, pastikan kapasitas RAM minimal 3–4 GB, penyimpanan 64 GB, dan sistem yang ringan seperti Android Go untuk memaksimalkan respons. Cek apakah layarnya benar-benar 90 Hz, karena G50 mendukung sampai 90 Hz. Perhatikan pula konfigurasi kamera 50 MP yang ditawarkan vendor, kualitas akhirnya sangat dipengaruhi pengolahan software dan sensor yang dipakai. Pastikan ada LTE agregasi, Wi-Fi 5, dan Bluetooth 5 untuk koneksi yang lebih stabil.

Ringkasan “Setara dengan Apa” Versi Redaksi

Bila harus dipetakan singkat, Helio G50 itu satu kelas dengan Helio G35/G36 di internal MediaTek, selevel pendekatan dengan Snapdragon 439 dan 450 di kubu Qualcomm, serta berada setingkat di bawah Unisoc T606 yang memakai core A75. Perbedaan nyata biasanya akan terasa pada game 3D dan multitasking berat, sementara untuk aktivitas harian ketiganya memberi pengalaman mirip dengan nuansa optimasi software yang menentukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *