Aplikasi Cuaca Windows 11 Tembus 1 GB RAM, WebView2 Jadi Sorotan

Teknologi7 Views

Aplikasi Cuaca Windows 11 Tembus 1 GB RAM, WebView2 Jadi Sorotan Windows 11 kembali menjadi perhatian setelah salah satu aplikasi bawaannya diketahui dapat menggunakan memori dalam jumlah cukup besar untuk tugas yang relatif sederhana. Aplikasi Weather atau MSN Weather dilaporkan mampu menghabiskan RAM lebih dari 1 GB hanya beberapa saat setelah dibuka, bahkan dalam pengujian tertentu penggunaannya meningkat mendekati 1,6 GB.

Temuan tersebut cukup mengejutkan karena aplikasi cuaca pada dasarnya berfungsi menampilkan prakiraan suhu, kondisi hujan, kecepatan angin, kualitas udara, radar, serta informasi lingkungan lainnya. Beban kerja semacam itu seharusnya tidak membutuhkan sumber daya sebesar perangkat lunak penyunting video atau aplikasi profesional.

Pengujian Windows Latest pada Agustus 2026 memperlihatkan MSN Weather menggunakan lebih dari 1,2 GB RAM ketika menampilkan halaman prakiraan. Proses yang berjalan di balik aplikasi juga memperlihatkan sejumlah proses berbasis Chromium yang berkaitan dengan Microsoft Edge WebView2.

Temuan tersebut tidak berarti setiap komputer akan selalu menunjukkan angka yang sama. Penggunaan RAM dapat berubah berdasarkan versi aplikasi, versi Windows, halaman yang sedang dibuka, lokasi pengguna, iklan yang dimuat, serta aktivitas lain yang berlangsung pada perangkat.

MSN Weather Bisa Menggunakan RAM Lebih dari 1 GB

Pengujian pertama yang menarik perhatian dilakukan dengan membuka aplikasi Weather pada Windows 11 kemudian melihat konsumsi memorinya melalui Task Manager.

Windows Latest menemukan penggunaan RAM melewati 1,2 GB meskipun pengguna tidak melakukan aktivitas berat di dalam aplikasi. Weather saat itu hanya menampilkan informasi cuaca sebagaimana biasanya.

Pengujian lain yang dilakukan setelah laporan tersebut beredar menunjukkan pola serupa.

How To Geek memasang kembali aplikasi MSN Weather pada Windows 11 dan menemukan konsumsi memori melampaui 1 GB beberapa saat setelah aplikasi diluncurkan. Angka tersebut tetap berada di sekitar 1 GB ketika pengguna berpindah di antara sejumlah bagian aplikasi.

Sementara laporan lain mencatat konsumsi Weather dapat berada di kisaran 500 MB sampai 600 MB ketika benar benar tidak banyak digunakan. Ketika pengguna mulai berinteraksi dengan aplikasi, penggunaan RAM kembali meningkat menuju 1,5 GB dan dalam beberapa kondisi tercatat mendekati 1,6 GB.

Artinya, angka 1 GB bukan batas tetap. Weather dapat menggunakan lebih sedikit atau lebih banyak memori mengikuti aktivitas serta konten yang sedang dimuat.

“Menurut penulis, persoalannya bukan semata Weather pernah menembus 1 GB RAM. Yang menarik adalah sebuah utilitas sederhana membutuhkan sumber daya setara beberapa aplikasi desktop yang jauh lebih kompleks.”

Bukan Aplikasi Cuaca Native Sepenuhnya

Salah satu penjelasan berada pada teknologi yang digunakan Weather.

Aplikasi tersebut mengandalkan Microsoft Edge WebView2 untuk menampilkan sebagian besar kontennya. WebView2 memungkinkan pengembang memasukkan halaman atau teknologi web seperti HTML, CSS, dan JavaScript ke dalam sebuah aplikasi Windows.

Secara sederhana, sebuah aplikasi dapat terlihat seperti program Windows biasa tetapi isi utamanya sebenarnya dirender menggunakan mesin yang juga digunakan browser.

Microsoft sendiri mencantumkan Weather sebagai salah satu aplikasi yang menggunakan WebView2 bersama Widgets, Teams, Office, dan Outlook.

Pendekatan tersebut mempunyai beberapa keuntungan bagi pengembang.

Kode web dapat digunakan kembali, pembaruan konten lebih mudah dilakukan, dan layanan daring dapat ditampilkan tanpa membangun seluruh antarmuka dari awal menggunakan komponen Windows native.

Konsekuensinya, aplikasi membawa sebagian karakter browser ke dalam proses kerjanya.

Sembilan Proses Chromium Terlihat Berjalan

Windows Latest menemukan sampai sekitar sembilan proses Chromium ketika Weather dibuka.

Jumlah tersebut pada awalnya dapat terlihat aneh karena pengguna hanya membuka satu aplikasi.

Namun, arsitektur WebView2 memang menggunakan beberapa proses terpisah. Microsoft menjelaskan WebView2 mengikuti model proses Microsoft Edge berbasis Chromium. Di dalamnya terdapat proses browser, renderer, GPU, jaringan, audio, serta beberapa proses pendukung lain sesuai kebutuhan aplikasi.

Pemisahan proses dilakukan untuk alasan keamanan, stabilitas, dan performa.

Jika salah satu renderer mengalami gangguan, misalnya, seluruh aplikasi tidak selalu harus ikut berhenti. Pemisahan juga membantu membatasi akses antarkonten.

Namun, setiap proses tetap membutuhkan memori.

Semakin kompleks halaman yang dimuat, semakin banyak skrip yang berjalan, semakin banyak gambar, layanan iklan, serta komponen interaktif yang digunakan, konsumsi memori dapat bertambah.

Microsoft Mengakui WebView2 Membawa Overhead Memori

Microsoft tidak menyatakan WebView2 selalu boros.

Namun, dokumentasi resmi perusahaan mengakui teknologi tersebut membawa biaya sumber daya tambahan karena menggunakan arsitektur multiproses dari Microsoft Edge.

Panduan performa WebView2 menyebut setiap kontrol WebView2 menjalankan sejumlah proses browser seperti browser utama, renderer, serta proses GPU. Penggunaan beberapa instance dapat menekan memori sistem apabila tidak dikelola dengan efisien.

Microsoft juga menjelaskan konsumsi CPU dan RAM WebView2 sangat bergantung pada cara teknologi tersebut digunakan oleh aplikasi.

Konten web yang tidak dioptimalkan dapat meningkatkan penggunaan sumber daya. Dengan kata lain, WebView2 sendiri bukan satu satunya pihak yang menentukan besarnya RAM. Struktur halaman dan komponen di dalam Weather juga mempunyai peran.

Hal tersebut membuat persoalan Weather lebih rumit daripada sekadar menyalahkan Chromium.

Aplikasi yang dibangun dengan WebView2 tetap dapat dibuat relatif ringan apabila isi, proses latar, dan komponen webnya dikendalikan secara efisien.

Iklan Ikut Menjadi Perhatian Pengguna

Selain penggunaan RAM, Weather juga mendapat kritik karena menampilkan berbagai konten promosi.

Windows Latest mencatat halaman Weather tidak hanya memuat ramalan cuaca. Di dalamnya terdapat berbagai elemen MSN, berita, dan iklan.

Keberadaan iklan berarti aplikasi dapat memuat tambahan gambar, skrip, sistem pelacakan iklan, serta koneksi jaringan.

Tidak berarti satu iklan otomatis menyebabkan penggunaan RAM menjadi 1 GB. Namun, semakin banyak komponen web yang harus dirender, kebutuhan sumber daya dapat ikut bertambah.

Hal inilah yang membedakan Weather sekarang dengan utilitas cuaca sederhana yang hanya menampilkan suhu dan perkiraan hujan.

MSN Weather pada dasarnya telah berkembang menjadi halaman informasi yang jauh lebih lengkap.

Pengguna dapat melihat radar, kualitas udara, prakiraan beberapa hari, kelembapan, kecepatan angin, informasi bulan, serta berbagai kartu konten lainnya.

Komputer dengan RAM 8 GB Lebih Mudah Merasakan Bebannya

Penggunaan sekitar 1 GB mungkin tidak terlalu terasa pada komputer dengan RAM 32 GB atau 64 GB.

Situasinya berbeda pada laptop dengan RAM 8 GB.

Apabila Weather menggunakan sekitar 1 GB, aplikasi tersebut sendiri telah mengambil lebih dari seperdelapan kapasitas fisik yang tersedia.

Windows 11 juga membutuhkan RAM untuk sistem operasi, layanan latar, antivirus, driver, File Explorer, serta berbagai proses lain.

Tambahkan browser dengan beberapa tab, aplikasi komunikasi, Microsoft Office, dan pemutar musik, maka ruang memori dapat berkurang dengan cepat.

Ketika RAM fisik mulai penuh, Windows dapat memindahkan sebagian data menuju page file di SSD.

Sistem tetap dapat berjalan, tetapi akses terhadap penyimpanan jauh lebih lambat dibandingkan RAM sehingga perpindahan aplikasi dan multitasking dapat terasa lebih berat.

“Pada PC dengan RAM besar, konsumsi Weather mungkin hanya terlihat sebagai angka aneh di Task Manager. Pada perangkat 8 GB, angka yang sama dapat mengambil porsi sumber daya yang jauh lebih terasa.”

Penggunaan RAM Tidak Selalu Berarti Ada Kebocoran Memori

Melihat sebuah aplikasi menggunakan RAM besar sering membuat pengguna langsung menduga terjadi memory leak.

Belum ada bukti bahwa kasus Weather tersebut secara otomatis merupakan kebocoran memori.

Memory leak biasanya terjadi ketika aplikasi terus meminta memori tetapi gagal melepaskannya setelah sumber daya tidak lagi digunakan.

Dalam pengujian Weather, RAM dapat turun ketika aplikasi tidak banyak digunakan. Beberapa laporan menunjukkan konsumsi turun menuju sekitar 500 MB sampai 600 MB setelah periode tertentu.

Ketika pengguna kembali melakukan interaksi, angkanya dapat meningkat lagi.

Pola tersebut lebih menunjukkan aplikasi dan komponen web menggunakan memori sesuai aktivitas, meski jumlahnya tetap dinilai terlalu tinggi untuk sebuah aplikasi cuaca.

Pengguna karena itu tidak perlu langsung menganggap komputernya rusak hanya karena melihat Weather memakai lebih dari 1 GB.

Mengapa Windows Menggunakan RAM yang Tersedia

Satu hal lain yang perlu dipahami adalah sistem operasi modern memang berusaha memanfaatkan RAM yang tersedia.

RAM kosong tidak memberikan keuntungan besar apabila sistem dapat menggunakannya untuk menyimpan data yang kemungkinan akan dibutuhkan kembali.

Windows akan mencoba mempertahankan data aplikasi dan cache selama memori masih tersedia.

Ketika aplikasi lain membutuhkan ruang, sebagian cache dapat dilepas.

Karena itu, angka penggunaan memori yang besar tidak selalu mempunyai efek sama pada setiap komputer.

Namun, Microsoft sendiri menyatakan penggunaan memori aplikasi yang terlalu besar dapat menurunkan pengalaman seluruh aplikasi pada sistem. Dokumentasi pengembang Windows menyarankan pengembang mempunyai target konsumsi memori yang jelas karena penggunaan tinggi meningkatkan kemungkinan aplikasi tidak aktif ditutup serta mengurangi sumber daya bagi program lain.

Weather Lebih Berat dibandingkan Aplikasi Cuaca Native

Windows Latest juga membandingkan Weather Windows 11 dengan aplikasi Weather pada macOS.

Dalam pengujian tersebut, aplikasi Weather milik Apple menggunakan sekitar seperlima memori yang digunakan MSN Weather.

Perbandingan tersebut tidak sepenuhnya setara karena kedua aplikasi menggunakan teknologi dan fitur berbeda.

Weather macOS merupakan aplikasi native yang dibuat khusus untuk sistem operasi Apple.

MSN Weather banyak bergantung pada layanan berbasis web dan memuat berbagai bagian yang terhubung ke ekosistem MSN.

Namun, selisih tersebut memperlihatkan bahwa cara sebuah aplikasi dibangun mempunyai pengaruh besar terhadap kebutuhan sumber daya.

Program yang melakukan fungsi sama belum tentu mempunyai konsumsi memori serupa.

WebView2 Digunakan Banyak Aplikasi Windows

Weather bukan satu satunya program Windows yang mengandalkan WebView2.

Microsoft secara resmi menyebut Widgets, Teams, Office, Outlook, dan berbagai aplikasi lain menggunakan teknologi tersebut.

Pengguna karena itu mungkin menemukan beberapa proses msedgewebview2.exe di Task Manager meskipun Microsoft Edge tidak sedang dibuka.

Hal tersebut normal.

Setiap aplikasi dapat membuat kelompok proses WebView2 sendiri.

Satu kelompok biasanya mempunyai proses browser, renderer, GPU, dan beberapa utility process.

Jika beberapa aplikasi WebView2 berjalan secara bersamaan, jumlah proses yang terlihat dapat bertambah cukup banyak.

Mengakhiri seluruh proses msedgewebview2.exe secara paksa tidak selalu menjadi solusi karena aplikasi yang membutuhkannya dapat membuat proses tersebut kembali.

Copilot Juga Pernah Disorot karena Konsumsi Serupa

Weather bukan aplikasi Microsoft pertama yang mendapat perhatian akibat penggunaan WebView2.

Pada akhir 2024, aplikasi Copilot Windows juga pernah dilaporkan menggunakan RAM antara sekitar 500 MB sampai lebih dari 1 GB dalam kondisi tertentu.

Windows Latest ketika itu menemukan Copilot menggunakan lapisan WinUI untuk bagian jendela, sedangkan sebagian besar isi aplikasinya ditampilkan melalui WebView2.

Kasus tersebut memperlihatkan strategi Microsoft yang cukup konsisten.

Perusahaan semakin sering menggunakan teknologi web untuk menghadirkan aplikasi dan layanan Windows.

Keuntungannya berada pada kemudahan mengembangkan fitur lintas platform serta memperbarui konten.

Kekurangannya terlihat ketika program yang secara fungsi sederhana membutuhkan mesin browser lengkap untuk menjalankan antarmukanya.

Weather Tidak Harus Terus Dibuka

Bagi pengguna yang merasa konsumsi RAM menjadi masalah, langkah paling sederhana adalah menutup Weather setelah selesai digunakan.

Tidak ada kebutuhan untuk membiarkannya tetap aktif apabila informasi cuaca hanya diperiksa sesekali.

Pengguna Windows juga dapat melihat konsumsi sebenarnya melalui Task Manager.

Tekan Ctrl, Shift, dan Esc secara bersamaan, kemudian buka bagian Processes. Kolom Memory dapat diurutkan dari penggunaan terbesar menuju terkecil.

Cara ini jauh lebih baik daripada menganggap Weather selalu menggunakan angka tertentu.

Pada satu PC, aplikasi mungkin menggunakan 500 MB.

Pada perangkat lain, angka dapat melewati 1 GB.

Versi aplikasi, update WebView2, jumlah konten, konfigurasi sistem, serta aktivitas pengguna dapat menghasilkan angka berbeda.

Tidak Perlu Menutup Proses Sistem secara Sembarangan

Pengguna sebaiknya berhati hati ketika mencoba menghemat RAM dengan mengakhiri berbagai proses yang tidak dikenali.

WebView2 digunakan oleh banyak aplikasi Microsoft dan perangkat lunak pihak ketiga.

Mematikan proses tersebut secara paksa dapat menyebabkan aplikasi tertentu menutup, kehilangan tampilan, atau memuat ulang.

Microsoft juga menjelaskan WebView2 Runtime merupakan komponen yang dipasang bersama Windows 11 dan digunakan oleh banyak aplikasi. Menghapus Microsoft Edge juga tidak otomatis menghapus atau menghentikan WebView2.

Langkah yang lebih aman adalah menutup aplikasi yang memang tidak digunakan.

Pengguna dapat memeriksa program dengan konsumsi memori tinggi satu per satu daripada mematikan proses Windows secara acak.

RAM 8 GB Semakin Terasa Terbatas untuk Multitasking

Kasus Weather ikut menghidupkan kembali pembicaraan mengenai kapasitas RAM pada PC Windows 11.

Perangkat 8 GB masih dapat menjalankan Windows 11 untuk kebutuhan umum. Namun, ruang multitasking semakin sempit ketika browser dan beberapa aplikasi berbasis Chromium berjalan secara bersamaan.

Browser modern sendiri dapat membuka banyak proses.

Teams, Outlook baru, Widgets, dan aplikasi lain juga dapat menggunakan teknologi web.

Jika masing masing membutuhkan ratusan megabyte, total konsumsi dapat meningkat sebelum pengguna membuka perangkat lunak utama.

Komputer dengan 16 GB memberikan ruang lebih luas untuk bekerja dengan banyak aplikasi sekaligus.

Namun, menambah RAM bukan seharusnya menjadi alasan pengembang berhenti mengoptimalkan perangkat lunak.

Aplikasi sederhana tetap perlu menggunakan sumber daya secara efisien.

Microsoft Sedang Mendorong Perbaikan Performa Windows

Microsoft telah beberapa kali menempatkan performa dan efisiensi sebagai bagian penting dari pengembangan Windows 11.

Dokumentasi Windows terbaru bahkan mendorong pengembang mengukur waktu pembukaan aplikasi, kelancaran antarmuka, konsumsi baterai, serta penggunaan RAM sebagai indikator performa.

Pada WebView2, Microsoft juga memberikan sejumlah pedoman untuk menekan penggunaan sumber daya.

Pengembang disarankan berbagi environment WebView2 bila memungkinkan, mengurangi jumlah instance yang tidak diperlukan, serta mengoptimalkan konten web yang dimuat.

Hal tersebut menunjukkan teknologi WebView2 sendiri menyediakan ruang untuk optimasi.

Pertanyaan yang tersisa adalah seberapa agresif Microsoft akan menerapkannya pada aplikasi miliknya sendiri.

Weather Tetap Memiliki Fitur yang Cukup Lengkap

Di balik kritik terhadap konsumsi RAM, MSN Weather sebenarnya menawarkan informasi yang jauh lebih lengkap dibandingkan widget cuaca sederhana.

Aplikasi menyediakan prakiraan per jam, perkiraan beberapa hari, radar cuaca, peluang hujan, kelembapan, angin, kualitas udara, serta berbagai informasi lain.

Konten juga terus diperbarui melalui internet.

Bagi pengguna yang memang sering memantau cuaca dari komputer, kelengkapan tersebut dapat berguna.

Masalah muncul ketika seluruh kemampuan itu disajikan melalui struktur web yang membawa banyak proses dan elemen tambahan.

Pengguna yang hanya ingin mengetahui suhu mungkin merasa penggunaan RAM sebesar ratusan megabyte sampai lebih dari 1 GB terlalu tinggi dibandingkan kebutuhannya.

Angka 1,6 GB Bukan Kondisi Permanen

Laporan bahwa Weather dapat mencapai 1,6 GB perlu dibaca secara proporsional.

Angka tersebut merupakan nilai yang tercatat dalam pengujian tertentu, bukan konsumsi tetap setiap saat.

Beberapa pengujian menunjukkan aplikasi pertama kali berada sekitar 1 GB, kemudian turun menuju 500 MB sampai 600 MB setelah tidak digunakan. Ketika pengguna melakukan aktivitas seperti berpindah halaman atau melakukan zoom, penggunaan memori kembali meningkat dan dapat berada di sekitar 1,5 GB.

Karena itu, klaim yang lebih tepat adalah Weather Windows 11 dapat menggunakan lebih dari 1 GB RAM, bukan selalu menghabiskan jumlah tersebut.

Perbedaan ini penting agar temuan tidak berubah menjadi anggapan bahwa seluruh pengguna Windows otomatis kehilangan 1 GB RAM sepanjang hari.

Task Manager Menjadi Cara Termudah Memeriksa Sendiri

Pengguna yang penasaran dapat melakukan pengujian pada komputernya sendiri.

Buka Task Manager sebelum menjalankan Weather kemudian perhatikan total memori yang digunakan aplikasi.

Setelah Weather dibuka, tunggu beberapa saat dan lihat perubahan pada kolom Memory.

Pengguna juga dapat membuka kelompok proses untuk melihat komponen yang berjalan di bawah aplikasi.

Pada Windows 11 versi terbaru, Microsoft menjelaskan Task Manager dapat menampilkan proses WebView2 secara terpisah di dalam kelompok aplikasi induknya.

Pengujian dapat dilanjutkan dengan membuka radar, mengganti lokasi, atau berpindah ke informasi lain.

Setelah itu, biarkan aplikasi beberapa menit tanpa interaksi untuk melihat apakah penggunaan RAM kembali turun.

Cara tersebut memberikan gambaran yang lebih relevan daripada hanya mengandalkan angka dari komputer orang lain.

Kasus Weather Menunjukkan Harga dari Aplikasi Berbasis Web

Penggunaan teknologi web pada aplikasi desktop sebenarnya bukan sesuatu yang baru.

Banyak perusahaan memilih pendekatan tersebut karena pengembangan dapat berlangsung lebih cepat dan kode bisa digunakan di berbagai platform.

Microsoft Edge WebView2 merupakan salah satu alat yang disediakan khusus untuk kebutuhan tersebut.

Namun, kemudahan pengembangan harus dibayar dengan kebutuhan sumber daya tertentu.

Mesin Chromium harus menjalankan proses browser, renderer, GPU, dan berbagai komponen pendukung untuk menampilkan konten.

Ketika halaman juga membawa berita, iklan, gambar, radar interaktif, serta berbagai skrip, konsumsi memori dapat meningkat lebih jauh.

Weather Windows 11 menjadi contoh yang mudah dilihat karena aplikasinya sudah tersedia bagi banyak pengguna dan fungsi utamanya sangat sederhana untuk dipahami.

Sebuah aplikasi yang tujuan awalnya memberi tahu apakah hari ini hujan ternyata dapat menjalankan serangkaian proses setara browser dan dalam kondisi tertentu memakai RAM lebih dari 1 GB. Temuan itu membuat efisiensi aplikasi bawaan Microsoft kembali menjadi perhatian, terutama bagi jutaan PC Windows 11 yang masih mengandalkan RAM 8 GB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *